TEATER SEBAGAI KEHILANGAN DEFINISI TOTAL
Pada titik paling akhir evolusinya, teater tidak lagi dapat didefinisikan sebagai seni, pertunjukan, ruang, atau pengalaman. Ia menjadi fenomena tanpa kategori yang terus berubah bentuknya. Semua batas antara realitas, simulasi, manusia, dan mesin telah hilang. Teater tidak lagi memiliki awal, akhir, atau tujuan. Ia hanya “ada” sebagai proses yang tidak dapat dijelaskan. Ini adalah puncak sekaligus pembubaran total konsep teater.