Gedung Teater dan Pentas Monolog

Gedung Teater dan Pentas Monolog

Pentas monolog menuntut aktor untuk tampil sendiri, mengandalkan ekspresi wajah, intonasi suara, dan bahasa tubuh agar cerita tersampaikan. Gedung teater mendukung monolog dengan pencahayaan fokus, akustik yang jelas, dan jarak pandang optimal dari setiap kursi. Panggung sederhana memungkinkan penonton lebih fokus pada aktor. Teater yang memfasilitasi pentas monolog mendorong kreatifitas akting, memberikan pengalaman intim bagi penonton, dan menunjukkan kekuatan seni panggung tanpa banyak properti atau efek tambahan.pandajago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *