Teater Tradisional Etnik
Teater tradisional etnik menekankan pertunjukan budaya lokal dengan musik, tari, dan drama khas masyarakat. Gedung atau ruang pertunjukan bisa berupa balai, panggung terbuka, atau aula komunitas. Panggung mendukung properti tradisional, kostum etnik, dan instrumen musik lokal. Pertunjukan menekankan cerita rakyat, legenda, dan nilai budaya setempat. Gedung mendukung kapasitas menengah, akustik sederhana, dan pencahayaan minimal. Teater tradisional etnik memberikan hiburan sekaligus edukasi budaya bagi masyarakat. Aktor dan penari lokal mengekspresikan nilai moral, tradisi, dan kreativitas komunitas. Pertunjukan dapat disesuaikan dengan festival, upacara, atau kegiatan komunitas. Gedung teater ini menjadi sarana pelestarian budaya, pengembangan seni lokal, dan interaksi komunitas. Teater tradisional etnik menunjukkan bagaimana pertunjukan panggung dapat memperkuat identitas budaya, memelihara tradisi, dan memberikan pengalaman teatrikal yang autentik bagi penonton.