TEATER SEBAGAI KEHANCURAN DAN KELAHIRAN REALITAS BARU
Teater pada titik ekstrem ini bukan lagi seni, tetapi proses kehancuran sekaligus kelahiran realitas baru secara terus-menerus. Setiap pertunjukan menghancurkan struktur lama dan menciptakan struktur baru secara bersamaan. Tidak ada bentuk tetap yang dapat dipertahankan. Penonton menjadi bagian dari siklus perubahan tanpa akhir. Teater tidak lagi memiliki definisi, hanya proses yang terus berlangsung. Ini adalah bentuk akhir dari evolusi teater sebagai fenomena eksistensial.